Gudang Makalah

Kupulan Makalah,Sekripsi,Artikel dari Semua Mata Pelajaran + Download Gratis

Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Makalah Fisiologi

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
          Fisiologi merupakan ilmu yang mempelajari fungsi normal tubuh dengan beberapa gejala yang ada pada sistem hidup, serta pengaturan atas segala fungsi dalam sistem tersebut,sehingga dalam makalah ini membahas  sistem Endokrin

           Sistem endokrin dapat dijumpai pada semua golongan hewan, baik vertebrata maupun invertebrata. Sistem endokrin (hormon) dari sistem saraf secara bersama lebih dikenal sebagai super sistem neuroendokrin yang bekerja sama secara kooperatif untuk menyelenggarakan fungsi kendali dan koordinasi pada tubuh hewan. Pada umumnya, sistem endokrin bekerja untuk mengendalikan berbagai fungsi fisiologi tubuh, antara lain aktivitas metabolisme, pertumbuhan, reproduksi, regulasi osmotik, dan regulasi ionil

Kelenjar tanpa saluran atau kelenjar buntu digolongkan bersama dibawah nama organ endokrin, sebab sekresi yang dibuat tidak meninggalkan kelenjar melalui satu saluran, tetapi langsung masuk ke dalam darah yang beredar di dalam kelenjar. Kata “endokrin” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “sekresi ke dalam”; zat aktif utama dari sekresi internal ini disebut hormon, dari kata Yunani yang berarti “merangsang”. Beberapa dari organ endokrin menghasilkan satu hormon tunggal,sedangkan yang lain lagi dua atau beberapa jenis hormon: misalnya kelenjar hipofisis menghasilkan beberapa jenis hormon yang mengendalikan kegiatan banyak organ lain, karena itulah maka kelenjar hipofisis dilukiskan sebagai ”kelenjar pemimpin tubuh.

B. Rumusan Masalah
     1. Apakah kelenjar endokrin itu? 
     2. Seperti apakah mekanisme molekuler kerja hormon?
     3. Apakah fungsi  hormon pada vertebrata?
     4. Apa sajakah penyakit pada sistem hormon?

C. Tujuan
     1. Mengetahui tentang kelenjar Endokrin
     2. Mengetahui Mekanisme Molekuler kerja hormon.
     3. Mengetahui  fungsi hormon pada Vertegrata.
     4. Mengetahui  penyakit pada sistem hormon.

Manfaat
Dengan terampungnya makalah Sistem Hormon ini diharapkan kita semakin memahami tentang sistem hormon dan mekanismenya untuk menambah insigt yang akan menunjang pengetahuan kita dalam mempelajari fisiologi hewan.

Silahkah Download Makalah Lengkapnya Klik Dibawah ini 100% Gratis

PERBEDAAN PERKEMBANGAN EMBRIONIK

Pendahuluan
Embriologi merupakan ilmu yang mempelajari proses terjadinya, tumbuh dan kembangya bayi sejak terjadinya pembuahan sampai kelahiran.
Pada Zaman Islam ini ilmu Embriologi mengalami kebangkitan kembali.Ahli-ahli kedokteran dan physiologi Islam seperti Ibnu Sina, Ar-Razzi, dll mengembangkan konsep-konsep yang berkembang berasal dari Al-Qur’an.
Menurut Islam embrio berasal dari penyatuan antara sel kelamin laki-laki yang terdapat dalam cairan yang dikeluarkan dari alat kelamin laki-laki (semen/mani) dengan sel kelamin wanita (telur/ovum/ Nutfah/Sulalah min ma’a) yang terdapat cairan wanita (folikel /mani) yang dikeluarkan oleh alat kelamin wanita dan bukan dari darah menstruasi. Lalu embrio ini disimpan di dalam suatu tempat yang kokoh yaitu rahim. Embrio lalu mengalami proses perkembangan menjadi segumpal darah lalu segumpal daging dan kemudian mendapat tambahan tulang belulang yang disertai dengan perkembangan organ-organ tubuh lainnya dan kemudian menjadi bentuk manusia yang sempurna.

Ilmu pertumbuhan embrio sejak pembuhan sampai kelahiran disebut juga ilmu mudigah.Cakupan ilmu ini meluas kepada masalah persiapan untuk terjadinya pembuahan serta masalah pembiakan pada umumnya.Bagi hewan yang memiliki tingkat berudu ilmu ini juga mencakup sampai saat berudu itu bermetamorphosis.
Sesungguhnya embriologi berlaku bagi segenap makhluk.Pada botani dikenal juga ilmu ini. Namun dalam bab besar kita ini hanya dipelajari embriologi hewan, dan ditekankan pada vertebrata.

Silahkan Download Malakah Lengkapnya

Bantahan Al-Quran Tentang Teori Evolusi

Waktu sekolah pasti kita belajar pelajaran biologi, dan hal yang tetep kita ingin pasti teori darwin tentang evoulsi manusia tapi apakah itu bener menurut Ilmu Al-Quran ..?? kenapa kok kita nerima aja...??

Di dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Adam diciptakan oleh Allah dari tanah yang kering kemudian dibentuk oleh Allah dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Setelah sempurna maka oleh Allah ditiupkan ruh kepadanya maka dia menjadi hidup. Hal ini ditegaskan oleh Allah di dalam firman-Nya :

"Yang membuat sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah". (QS. As Sajdah (32) : 7)"Yang membuat sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah". (QS. As Sajdah (32) : 7)

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk". (QS. Al Hijr (15) : 26)

Disamping itu Allah juga menjelaskan secara rinci tentang penciptaan manusia pertama itu dalam surat Al Hijr ayat 28 dan 29 . Di dalam sebuah Hadits Rasulullah saw bersabda :

"Sesungguhnya manusia itu berasal dari Adam dan Adam itu (diciptakan) dari tanah". (HR. Bukhari)

Untuk Artikel Lengkapnya silahkan download yang sudah menjadi document

Sistem sirKulasi Mamalia

Dalam pembahasan sistem sirkulasi kali ini, kami akan coba membahas mengenai sistem sirkulasi pada mamalia

 
Jantung Pada mamalia
 Pengamatan yang mendalam mengenai jantung mamalia berbilik empat memberikan pemahaman yang lebih lengkap mengenai bagaimana sirkulasi ganda bekerja. Jantung manusia yang berada persisi di bawah tulang dada, misalnya berukuran sekitar satu kepalan tangan. Jantung terutama tersusun dari jaringan otot jantung. Kedua atria mempunyai dinding yang relatif tipis dan berfungsi sebagai ruangan penampungan bagi darah yang kembali ke jantung, dan hanya memompa darah dalam jarak yang sangat dekat menuju vemtrikel. Ventrikel mempunyai dinding yang lebih tebal dan jauh lebih kuat dibandingkan dengan atrrium-khususnya ventrikel kiri, yang harus memompakan darah keluar ke seluruh organ tubuh melalui sistematik.
Empat katup jantung, masing-masing terdiri atas flaps (jaringan ikat), berfungsi untuk mencegah aliran balik darah. Anatar setiap atrium dan ventrikel terdapat katup atriventrikel (AV). Katup AV ditambatkan oleh serabut yang kuat mencegah terjadinya perputaran balik aliran darah dari dalam keluar. Tekanan yang dibangkitkan oleh kontraksi ventrikel yang sangat kuat akan menutup katup AV, sehingga menjaga darah tidak mengalir kembali ke dalam atrium. Katup semilunar terletak dikedua pintu keluar jantung, tempat aorta meninggalkan ventrikel kiri dan arteri pulmoner meninggalkan ventrikel kanan.
Artikel Lengkapnya bisa anda download dibawah ini

Reprodoksi Dan Perkembangan Mikroba

1.  Proses Reproduksi Mikroba
Reproduksi mikroba dapat terjadi secara aseksual dan secara seksual (terjadi pada beberapa individu saja). Pada bakteri misalnya, perkembangbiakan secara aseksual terjadi secara pembelahan biner, yaitu satu sel induk membelah menjadi dua sel anak. Kemudian masing-masing sel anak akan membentuk dua sel anak lagi, dan seterusnya sehingga jumlahnya akan semakin berlipat ganda. Selama sel mebelah maka akan terjadi keselarasan replikasi DNA sehingga tiap-tiap sel anak akan menerima sedikit satu koloni (salinan) dari genom. Sebuah sel bakteri dalam suatu lingkungan yang sesuai akan menjadi suatu koloni keturunan melalui pembelahan biner. Baik pembelahan mitosis maupun meiosis tidak terjadi pada prokariota dan inilah perbedaan mendasar lain antara prokariota dan eukariota (Waluyo, 2004).
1.    Perkembangbiakan Aseksual Pada Mikroba
a)    Pembelahan Biner
Pembelahan sederhana yang membentuk 2 sel baru yang identik. Dimana masing-masing sel anak akan membentuk dua sel anak lagi, dan seterusnya sehingga jumlahnya akan semakin berlipat ganda. Pembelahan Biner dapat dibagi atas tiga fase, yaitu sebagai berikut;
1)    Fase pertama, sitoplasma terbelah oleh sekat yang tumbuh tegak lurus
2)    Fase kedua, tumbuhnya sekat akan diikuti oleh dinding melintang
3)    Fase ketiga, terpisahnya kedua sel anak yang identik. Ada bakteri yang segera berpisah dan terlepas sama sekali. Sebaliknya, ada pula bakteri yang tetap bergandengan setelah pembelahan, bakteri demikian merupakan bentuk koloni.

Silahkan Download Artikel Lengkapnya yang sudah menjadi document dibawah ini

Perbedaan Reaksi Gelap dan Reaksi Terang



A, Reaksi terang
Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena.

Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.

Di dalam daun, cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer, sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis, seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat.

Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II, membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP, satuan pertukaran energi dalam sel. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pada tumbuhan dan alga, kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen.

Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air, bukan dari karbon dioksida. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.B. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Bakteri fotosintetik, selain sianobakteri, menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen.

Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II, cahaya juga mengionisasi fotosistem I, melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH.

B. Reaksi gelap
ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya).

Reaksi gelap harus diawali terlebih dahulu dengan reaksi terang karena semua bahan bauk yang diperlukan dalam reaksi gelap dihasilkan oleh reaksi terang. Reaksi gelap tidak harus berlangsung pada malam hari. Kata "gelap" disini hanya menggambarkan bahwa reaksi gelap ini tidak memerlukan cahaya matahari dalam prosesnya.

Silahkan Download Filenya Gratis..

Georges Cuvier (1769-1832): Ahli Biologi Terkemuka yang Menentang Teori Evolusi


Georges Leopold Cuvier lahir tanggal 23 Agustus 1769 di kota kecil Montbeliard yang berbahasa Prancis di daerah Wurttemberg, tidak jauh dari Prancis. Dia adalah putra kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya perwira di ketentaraan dan keluarganya adalah penganut agama Kristen Lutheran yang sangat taat. Abangnya meninggal tak lama sesudah dia lahir.
Georges mula-mula dididik di rumah oleh ibunya. Minatnya terhadap zoologi dan botani telah tampak sejak dini. Pendidikan dasar ditempuhnya di Montbeliard. Dari tahun 1784 sampai 1788 dia melanjutkan pendidikannya di Akademi Caroline di Stuttgart, sekolah yang didirikan oleh Bangsawan Wurttemberg untuk mendidlk anak-anak muda yang kelak mengisi jabatan administratif dalam pemerintahan. Ia antara lain mempelajari zoologi dan botani.
Karena tidak ada lowongan administratif di jawatan sang bangsawan ketika Cuvier lulus, dia pergi ke Prancis dan menjadi tutor dalam sebuah keluarga bangsawan beragama Protestan di Normandi. Kemudian dia bekerja sebagai pegawai pemerintah di sebuah kota kecil. Selama tujuh tahun di Normandi, Cuvier memanfaatkan waktu senggangnya untuk mempelajari tanaman dan hewan lokal, terutama hewan invertebrata di sepanjang pesisir.

Silahkan Download Makalahnya Gratis

Pada fermentasi anaerob

Pada fermentasi anaerob, zat-zat organik dikataboliSsme tanpa kehadiran oksigen yang berarti tidak adanya akseptor elektron eksternal melainkan melalui keseimbangan reaksi oksidasi-reduksi internal. Produk dihasilkan selama proses penerimaan elektron yang dilepaskan saat pemecahan zar-zat organik. Oleh karenanya zat-zat organik tersebut berperan sebagai akseptor dan donor elektron. Pada fermentasi, substrat hanya dioksidasi sebagian dan oleh karena itu hanya sedikit energi yang bisa dihasilkan. Glukosa sebagai substrat akan melepaskan elektron saat dirubah menjadi piruvat, namun elektron tersebut kemudian akan diambil piruvat untuk menjadi etanol
Pada prosesnya glukosa yang digunakan dalam fermentasi dapat dihasilkan dari pati. Pati tersebut dihidrolisis terlebih dahulu menjadi uni-unit monomer glukosa. Pada prosesnya dapat dilakukan secara kimiawi ataupun enzimatis. Cara enzimatis menjadi pilihan karena lebih mudah dilakukan dan sifat enzim yang dapat memutuskan rantai polimer dari pati dengan spesifik. Enzim yang digunakan adalah a-amilase yang dapat menghidrolisis ikatan a-1,4-glukosida dan glukoamilase yang dapat menghidrolisis ikatan a-1,4-glukosida dan a-1,6-glukosida.
Glukosa yang dihasilkan kemudian difermentasi dalam kondisi anaerob. Proses fermentasi dilakukan oleh mikroorganisme jenis ragi (yeast), dan yang biasa digunakan adalah Sacchromyces serevisae.

Download Artikelnya Gratis Silahkan

Metabolisme pada mikroorganisme


Penggunaan dan penyusunan energi
•    Sel mensintesa molekul komplek dari yang sederhana, melalui proses anabolisme, yang biasanya perlu enegi (endergonik)
•    Energi itu diperoleh dari perombakan molekul komplek menjadi glukosa, lalu glukosa terpecah ikatan molekulernya. Proses ini disebut katabolisme
•    Katabolisme: respirasi aerobik, respirasi anaerobik, dan fermentasi.
Respirasi aerobik
•    Umumnya respirasi aerobik menggunakan glukosa menghasilkan CO2 dan H2O serta ATP, melalui serangkaian reaksi yang panjang (4 tahap reaksi)
•    Tahapan reaksi: glikolisis, pembentukan asetil-CoA, siklus asam sitrat, sistem transpor elektron dan kemiosmosis
glikolisis
•    Berlangsng di sitoplasma
•    Adalah perubahan glukosa menjadi asam piruvat, melewati ~10 reaksi
•    Membutuhkan glukosa, 2 ATP dan NAD+
•    ATP berasal dari enzym tanpa melibatkan membran sel dan gradien proton
•    Menghasilkan 4 ATP (2 ATP netto), dan NADH
•    Bisa berlangsung secara anaerobik

Silahkan DOWNLOAD Makalahnya KLIK DISINI

MembuatKunciDeterminasiSederhana


KunciDeterminasiPadaHewan
1.a. Hewantidakbertulangbelakang(2)
  b. Hewanbertulangbelakang (3)
2.a. Alatgerakberupasirip (ikan)
  b. Alatgerakbukanberupasirip (4)
3.a. Tubuhuniseluler (5)
  b. Tubuhmultiseluler (6)
4.a. Menyusuianaknya  (kelinci)
  b. Tidakmenyusuianaknya (7)
5.a. Memilikialatgerak (8)
  b. Tidakmemilikialatgerak (Sporozoa)
6.a. Tubuhberbuku-buku (9)
  b. Tubuhtidakberbuku-buku (bekicot)
7.a. Mengalamimetamorfosis (kupu-kupu)
  b. Tidakmengalamimetamorfosis(10)
8.a. Alatgerakberupabulucambuk (Trypanosoma)
  b. Alatgerakberuparambutgetar (Paramecium)
9.a. Tubuhterbagimenjadi 2 bagiandenganjelas (11)
  b. Tubuhterbagimenjadi 3 bagiandenganjelas (Insecta)
10.a.Tubuhditutupibulu (burung)
   b.Tubuhtidakditutupibulu (cicak)
11.a.Memiliki 4 pasang kaki(kalajengking)
   b.Memiliki 5 pasang kaki (udang)
                                                                                
UrutanNomorKunciDeterminasi

1. Ikan                       : 1a, 2a
2. Kelinci                    : 1a, 2b, 4a
3. Sporozoa                   : 1b, 3a, 5b
4. Bekicot                    : 1b, 3b, 6b
5. Kupu-kupu                  : 1a, 4b, 7a
6. Trypanosoma                : 1b, 3a, 5a, 8a
7. Paramecium                 : 1b, 3a, 5a, 8b
8. Insecta                    : 1b, 3b, 6a, 9b
9. Burung                     : 1a, 2b, 4b, 7b, 10a
10.Cicak                      : 1a, 2b, 4b, 7b, 10b
11.Kalajengking               : 1b, 3b, 6a, 9a, 11a
12.Udang                      : 1b, 3b, 6a, 9a, 11b

DOWNLOAD Filenya

BIOSISTEMATIKA



karena biosistematika sangat berperan penting  untuk memahami dan mendiskripsikan keanekaragaman  suatu organisme lainnya dan juga mendokumentasikan  perubahan perubahan yang terjadi  slama evolusinya dan merubahnya kedalam sebuah sistem klasifkasi  yang mncerminkan klasifikasi tersebut
2.    Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri:
•    morfologi (bentuk luar)
•    anatomi (bentuk bagian dalam)
•    fisiologi (fungsi alat tubuh)
•    genetika (sifat yang diturunkan)
•    embriologi ( tingkat perkembangan dari embrio sampai dewasa).
•    Bikimia
•    klasifikasi sering juga didasarkan pada prinsip analogi dan homologi.
3. Klasifiksi lumut ( Bryophyta)
a. Lumut Hati (Hepaticophyta)
   Lumut hati tubuhnya berbentuk lembaran, menempel di atas permukaan tanah, pohon atau tebing. Terdapat rizoid berfungsi untuk menempel dan menyerap zat-zat makanan. Tidak memiliki batang dan daun. Reproduksi secara vegetatif dengan membentuk gemma (kuncup), secara generatif dengan membentuk gamet jantan dan betina. Contohnya: Ricciocarpus, Marchantia dan lunularia.    
b. Lumut Daun ( Bryopsida sp)
   Lumut daun juga disebut lumut sejati. Bentuk tubuhnya berupa tumbuhan kecil dengan bagian seperti akar (rizoid), batang dan daun. Reproduksi vegetatif dengan membentuk kuncup pada cabang-cabang batang. Kuncup akan membentuk lumut baru. Contoh: Spagnum fibriatum, Spagnum squarosum.
   Lumut daun banyak terdapat ditempat – tempat yang lembab, mempunyai struktur.

DOWNLOAD MAKALAHNYA DISINI

Mata Pelajaran Biologi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)



A. Latar Belakang
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu (inquiry) tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya sebagai penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip saja, tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA di sekolah menengah diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dirinya sendiri dan alam sekitar.
Biologi sebagai salah satu bidang IPA menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses sains. Keterampilan proses ini meliputi keterampilan mengamati, mengajukan hipotesis, menggunakan alat dan bahan secara baik dan benar dengan selalu mempertimbangkan keamanan dan keselamatan kerja, mengajukan pertanyaan, menggolongkan dan menafsirkan data, serta mengkomunikasikan hasil temuan secara lisan atau tertulis, menggali dan memilah informasi faktual yang relevan untuk menguji gagasan-gagasan atau memecahkan masalah sehari-hari.
Mata pelajaran Biologi dikembangkan melalui kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peristiwa alam sekitar. Penyelesaian masalah yang bersifat kualitatif dan kuantitatif dilakukan dengan menggunakan pemahaman dalam bidang matematika, fisika, kimia dan pengetahuan pendukung lainnya.
B. Tujuan
Mata pelajaran Biologi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Membentuk sikap positif terhadap biologi dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
2. Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur, objektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain
3. Mengembangkan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
4. Mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip biologi
5. Mengembangkan penguasaan konsep dan prinsip biologi dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri
6. Menerapkan konsep dan prinsip biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia
7. Meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan.
C. Ruang Lingkup

Selengkapnya bisa DOWNLOAD Filnya Langsung DISINI

Bukti – Bukti Evolusi



2.Petunjuk dan bukti evolusi
Standar Kompetensi :
4. Memahami teori evaluasi sertaimplikasinyapada salingtemas.
Kompetensi Dasar :
4. 1 Menjelaskan teori, prinsip, dan mekanisme evolusiBiologi.

Materi Pokok : Petunjuk dan Bukti Evolusi

Eksplorasi
Selama lebih dari seratus tahun, argumen pro dan kontra terhadap teori evolusi telah diteliti dan diperdebatkan. Benarkah evolusi itu ada?Apa buktinya kalau evolusi ituada? Untuk menunjukkan bukti-bukti bahwa proses evolusi itu ada, kita dapat melakukan pendekatan terhadap kenyataan/fakta yang ada di sekitar kita.  Bagi para spesialis di bidang biologi dan disiplin ilmu lain yang berkaitan, mungkin pertanyaan tersebut sudah terjawab. Akan tetapi, bagaimana bagi kelompok lain yang tidak mempunyai kesempatan untuk mengikuti jalannya perkembangan teori evolusi?
Para ahli berpendapat bahwa makhluk hidup selalu mengalami perubahan secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama, dalam hitungan jutaan tahun. Perubahan-perubahan itu dapat berjalan jauh menyimpang dari struktur aslinya sehingga menimbulkan spesies baru. Jadi tumbuhan dan hewan yang ada sekarang ini bukanlah makhluk hidup yang pertama menghuni bumi ini, tetapi berasal dari makhluk hidup di masa lampau yang telah mengalami perubahan. Sehingga muncul pula pertanyaan utama “bagaimana perubahan-perubahan itu terjadi?”. Adanya hewan dan tumbuhan yang beranekaragam menumbuhkan keinginan manusia untuk mengetahui  nenek moyangnya.

File Ini Bisa Anda DOWNLOAD DISINI




Gerak Pada Tumbuhan



salah satu ciri mahluk hidup adalah bergerak. Dengan demikian tumbuhan sebagai mahluk hidup juga melakukan gerak. Jika hewan dan manusia dapat melakukan gerakan secara aktif dan berpindah tempat, gerakan pada tumbuhan sangat terbatas. Sehingga tumbuhan dikatakan melakukan gerak pasif. Gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan hanya dilakukan pada bagian tertentu. Misalnya bagian ujung tunas, bagian ujung akar, ataupun pada bagian lembar daun tertentu.
Pada prinsipnya, gerakan tumbuhan terjadi karena adanya proses pertumbuhan dan adanya kepekaan terhadap rangsang atau irritabilitas yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut. Sebagai tanggapan terhadap rangsang terebut, tumbuhan melakukan gerakan yang mungkin menuju kearah rangsang atau menjauhi, atau melakukan gerak tanpa menunjukan arah tertentu.
Gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Gerak Endonom/Autonom
Gerak endonom adalah gerakan pada tumbuhan yang diakibatkan oleh rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.
Gerak endonom ada 2 yaitu :
a. Endonom nutasi yang merupakan gerakan spontan (gerak aliran sitoplasma pada tanaman air Hydrilla verticillata).
b. Endonom higroskopis yaitu akibat kadar air yang rendah (contoh : pecah kacang polong-polongan saat kering).
2. Gerak Etionom / Gerak Esionom

Lebih Lengkap Bisa Anda DOWNLOAD DISINI

KunciDeterminasi Tumbuhan



1. Apakahtumbuhaniniberdaun, berakar, danberbuah?
a.  Jikaya, Lanjutkankenomor 2
b.  Jikatidak, Lanjutkankenomor 5
2. Apakahtumbuhanituberbunga?
a.  Jikaya, Lanjutkankenomor 3
b.  Jikatidak, tumbuhantersebuttergolongGymnospermae
3. Apakahtumbuhantersebutdaunnyaberbentukjarum?
a.  Jikaya, TumbuhantersebuttergolongGymnospermae
b.  Jikatidak, Lanjutkankenomor 4
4. Apakahtumbuhantersebutbertulangdaunsejajar?
a.  Jikaya, TumbuhantersebuttergolongMonokotil
b.  Jikatidak, tumbuhantersebuttergolongDikotil
5. apakahtumbuhantersebutberklorofil?
a.  Jikaya, lanjutkankenomor 6
b.  Jikatidak, TumbuhantersebuttermasukJamur
6. Apakahtumbuhantersebutberdaundanhidupnya di air?
a.  Jikaya, TumbuhantersebuttergolongLumut
b.  Jikatidak, tumbuhantersebuttergolongGanggang

Lebih lengkap DOWNLOAD Filenya DISINI

LAPORAN PRAKTIKUM



A.Tujuan
  Mengetahuijenistulang.
  MengetahuiSifatdanbentuktulang .
  MengetahuiSifattulangsebelumdansetelah.
  direndamdalamlarutan HCL dan air.
  MengetahuiPengaruh HCL terhadaptulang.
B.AlatdanBahan
  1.Tulangpahaayamsegar
  2.Larutan HCL 30 %
  3.Air
  4.buahGelas air Mineral

C.ProsedurPraktikum
  1.TulangAyamdibersihkanhinggabenar-benarbersih
  2.Tulangayamdipotongmenjadiduabagian
  3.Amati :

Biar lengkap dan gak usah edit silahkan DOWNLOAD DISINI

Metabolisme pada mikroorganisme

Penggunaan dan penyusunan energi
• Sel mensintesa molekul komplek dari yang sederhana, melalui proses anabolisme, yang biasanya perlu enegi (endergonik)
• Energi itu diperoleh dari perombakan molekul komplek menjadi glukosa, lalu glukosa terpecah ikatan molekulernya. Proses ini disebut katabolisme
• Katabolisme: respirasi aerobik, respirasi anaerobik, dan fermentasi.
Respirasi aerobik
• Umumnya respirasi aerobik menggunakan glukosa menghasilkan CO2 dan H2O serta ATP, melalui serangkaian reaksi yang panjang (4 tahap reaksi)
• Tahapan reaksi: glikolisis, pembentukan asetil-CoA, siklus asam sitrat, sistem transpor elektron dan kemiosmosis

lebih lengkap bisa anda DOWNLOAD filenya DISINI

PERBANDINGAN EMBRIOLOGI

BAB I
A.      Pendahuluan
Embriologi merupakan ilmu yang mempelajari proses terjadinya, tumbuh dan kembangya bayi sejak terjadinya pembuahan sampai kelahiran.
Pada Zaman Islam ini ilmu Embriologi mengalami kebangkitan kembali. Ahli-ahli kedokteran dan physiologi Islam seperti Ibnu Sina, Ar-Razzi, dll mengembangkan konsep-konsep yang berkembang berasal dari Al-Qur'an.
Menurut Islam embrio berasal dari penyatuan antara sel kelamin laki-laki yang terdapat dalam cairan yang dikeluarkan dari alat kelamin laki-laki (semen/mani) dengan sel kelamin wanita (telur/ovum/ Nutfah/Sulalah min ma'a) yang terdapat cairan wanita (folikel /mani) yang dikeluarkan oleh alat kelamin wanita dan bukan dari darah menstruasi. Lalu embrio ini disimpan di dalam suatu tempat yang kokoh yaitu rahim. Embrio lalu mengalami proses perkembangan menjadi segumpal darah lalu segumpal daging dan kemudian mendapat tambahan tulang belulang yang disertai dengan perkembangan organ-organ tubuh lainnya dan kemudian menjadi bentuk manusia yang sempurna.
Ilmu pertumbuhan embrio sejak pembuhan sampai kelahiran disebut juga ilmu mudigah. Cakupan ilmu ini meluas kepada masalah persiapan untuk terjadinya pembuahan serta masalah pembiakan pada umumnya. Bagi hewan yang memiliki tingkat berudu ilmu ini juga mencakup sampai saat berudu itu bermetamorphosis.
Sesungguhnya embriologi berlaku bagi segenap makhluk. Pada botani dikenal juga ilmu ini. Namun dalam bab besar kita ini hanya dipelajari embriologi hewan, dan ditekankan pada vertebrata.
B.       Rumusan masalah
  1. Pengertian morula, blastula,gastrula.
  2. Table perbandingan morula, blastula,gastrula dan neurolasi
Silahkan Download Filenya dengan KLIK DISINI

TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK

BAB I
PENDAHULUAN

Silahkan DOWNLOAD Filenya DISINI

MAKALAH TEORI PEMBELAJARAN BEHAVIORISTIK

BAB I
PENDAHULUAN
SILAHKAN DOWNLOAD FILE INI DISINI 

A. Latar Belakang Masalah

Belajar merupakan salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting dalam upaya mempertahankan hidup dan mengembangkan diri. Dalam dunia pendidikan belajar merupakan aktivitas pokok dalam penyelenggaraan proses belajar-mengajar. Melalui belajar seseorang dapat memahami sesuatu konsep yang baru, dan atau mengalami perubahan tingkah laku, sikap,dan ketrampilan.
Banyak teori belajar yang menginspirasi dan mendasari lahirnya macam-macam strategi pembelajaran yang memuat classical interactionseperti teori behaviorisme, teori kognitivisme, dan teori konstruktivisme. Dilihat dari diterapkannya strategi dan metode pengajaran yang ilmiah, yang mendasarkan pada pemahaman tentang teori-teori pembelajaran dan pertimbangan pendekatan belajar siswa (student learning approach). Pemahaman tentang pengajaran (teaching) juga berkembang, dari teacher centered, yang lebih menekankan pada content oriented, menjadi student centered yang lebih berorientasi pada memfasilitasi terjadinya kegiatan belajar (learning oriented).
Pada makalah ini penulis lebih dalam menjelaskna masalah teori behavioristik, teori belajar behavioristik lebih menekankan pada proses pemberian stimulus (rangsangan) dan rutinitas respon yang dilakukan oleh siswa. Inti pembelajaran dalam pandangan behaviorisme terletak pada stimulus respon (S-R).

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
1. Bagaimana pengertian dan karakteristik teori behavioristik ?
2. Siapa saja tokoh-tokoh teori behavioristik ?
3. Bagaimana pandangan teori pembelajaran behavioristik terhadap belajar mengajar dan pembelajaran?
4. Bagimana implikasi teori pembelajaran behavioristik dalam pembelajaran ?

C. Tujuan
Adapun tujuan makalah ini adalah untukmengetahui :

SILAHKAN DOWNLOAD FILE INI DISINI