SEMARANG - Memperingati Hardiknas, sekolah Nusaputera menggelar
serangkaian acara yang melibatkan siswa dan guru, antara lain audisi The
Best Student sampai performance guru dan siswa.
Rangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh semua jenjang dari TK, SD,
SMP, SMA, SMK 1 (TKJ), dan SMK 2 (Farmasi) Nusaputera. Karyawan pun
ikut tampil dalam moment yang digelar selama dua hari tersebut,
Rabu-Kamis (1-2/5)
Pada audisi The Best Student, penampilan siswa berprestasi mampu menghipnotis tim juri yang diketuai Teguh Setiawan.
”Nusaputera ternyata memiliki siswa-siswi hebat, tidak hanya
kemampuan akademik, tetapi mereka juga mempunyai bakat yang luar biasa,”
ungkapnya.
Peserta ada yang pandai memainkan piano, dance, story telling, menyanyi, dan menari tarian tradisional.
The Best Student diraih Klaudia Aleen dari jenjang SMA. Kriteria
penilaian tidak hanya mengutamakan sisi kognitif saja, tetapi juga
karakter.
”Ini dimaksudkan agar muatan kurikulum pendidikan yang berorientasi
pada nilai-nilai karakter mampu terealisasi pada setiap satuan
pendidikan. Harapannya, setiap siswa memiliki kepandaian dan kepribadian
yang baik agar dapat melahirkan para pemimpin bangsa yang berkarakter
baik pula,” kata Dra Retno Palupi MM, manajer pendidikan sekolah
Nusaputera.
Pada Kamis (2/5) juga digelar upacara bendera yang juga dihadiri oleh
pengurus yayasan dan Ikatan Alumni Nusaputera (Ikanusa). Teguh
Prayetno, Ketua Ikanusa, mengimbau agar siswa Nusaputera selalu menjaga
semangat belajar agar menjadi orang yang sukses, mempunyai jiwa
entrepreneur, dan memiliki rasa sosial yang tinggi.
”Kalau kita sukses, bisa membantu orang lain,” katanya sembari
mengatakan bahwa program Ikanusa selanjutnya adalah khitanan massal
sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama.
Diberi Penghargaan
Selain acara tersebut, juga diberikan penghargaan kepada guru sekolah di Jalan Ki Mangunsarkoro Nomor 59 tersebut.
”Penghargaan ini kami berikan kepada para guru pengampu mata
pelajaran Ujian Nasional (UN) yang berhasil mengantarkan para siswanya
menempuh Ujian Nasional dengan nilai rata-rata minimal 8,0 untuk mata
pelajaran nonproduktif dan rata-rata 8,5 untuk mata pelajaran
produktif,” kata Ratna Wulandari SE MM, manajer SDM Sekolah Nusaputera.
Pada peringatan itu, digelar pula hasil inovasi siswa dalam bidang
kewirausahaan, di antaranya Carica Papaya, yaitu minuman segar dari
batang papaya.
Juga hasil olahan pongge durian sebagai bahan dasar pembuatan
brownies yang merupakan produk kewirausahaan SMA Nusaputera. Di samping
itu, jamu dengan berbagai rasa yang diproduksi oleh siswa SMK 2
(Farmasi).
Puncak acara dimeriahkan performance guru. Moment tersebut sekaligus
membuktikan kata-kata Ing Ngarsa Sung Tuladha (di depan memberi contoh),
Ing Madya Mangun Karsa (di tengah memberikan bimbingan), Tut Wuri
Handayani (di belakang memberikan dorongan).
Selain membimbing dan memberikan semangat kepada para siswanya untuk
tampil mengisi acara, guru juga bersemangat menampilkan performa
terbaik. (H31-39
Sumber : http://www.suaramerdeka.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar